Karakteristik Guru Profesional Yang Tidak Tergantikan Oleh Artificial Intelligence
DOI:
https://doi.org/10.69836/edugrows.v2i2.318Keywords:
guru profesional, pendidikan, karakter guru, teknologi pendidikanAbstract
Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan melalui penyediaan materi adaptif, efisiensi informasi, dan evaluasi pembelajaran otomatis. Namun, kemajuan ini memunculkan kekhawatiran terkait potensi pengikisan peran pendidik serta batas kemampuan teknologi dalam menggantikan fungsi mendasar guru, khususnya pada aspek pembentukan karakter, moral, dan nilai kemanusiaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis karakteristik utama guru profesional yang tidak dapat digantikan oleh keberadaan AI. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) dan teknik analisis isi (content analysis) terhadap 16 sumber literatur berupa buku dan artikel ilmiah bereputasi terbitan tahun 2016–2026 yang relevan dengan profesionalisme guru, pembentukan karakter, dan teknologi AI. Hasil sintesis menemukan enam karakteristik utama guru profesional yang tidak tergantikan oleh AI, yaitu empati dan kepedulian terhadap peserta didik, keteladanan moral dan karakter, kemampuan membangun hubungan sosial, kreativitas dan inovasi pembelajaran, kemampuan menanamkan nilai dan budaya, serta kemampuan membimbing dan memotivasi peserta didik. Keterbatasan utama AI terletak pada ketiadaan pengalaman emosional, ikatan sosial timbal balik, pemahaman konteks kebudayaan yang mendalam, dan keteladanan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI tidak dapat menggantikan peran sentral guru profesional karena pendidikan tidak hanya berfokus pada efisiensi pemrosesan data, melainkan melibatkan dimensi relasional, moral, sosial, dan perkembangan manusia. AI sejatinya berfungsi sebagai teknologi pendukung untuk membantu tugas teknis-informasional. Sebagai rekomendasi, guru disarankan untuk terus mengasah literasi AI secara kritis dan etis guna mempermudah administrasi pembelajaran, sembari memperkuat kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian. Selain itu, lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan perlu memfasilitasi pelatihan integrasi teknologi yang berorientasi pada etika serta penguatan karakter pendidik.
References
Abdilah, R., & Haryono, H. (2026). AI Integration Strategies for Teacher Professional Competence Development: Strategi Integrasi AI untuk Pengembangan Kompetensi Profesional Guru. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, Vol. 15(2), 21–34.
Aini, V. R., Suryani, L. I., Suci, S. D., Dani, N. R., & Permatasari, D. C. A. (2024). Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Penguatan Profesionalitas Guru: Analisis Organisasi Profesi dan Identifikasi Sasaran Sikap Profesional. Vol. 8(2), 3.
Albab, U., & Ta’rifin, A. (2025). Transformasi Profesionalisme Guru di Era Artificial Intelligence: Tinjauan terhadap Paradigma, Etika, dan Identitas Guru Abad 2. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, Vol. 1(2), 7.
Alfiani Nur, S. A. (2025). Peran Kecerdasan Buatan dalam Digitalisasi Pendidikan: Tinjauan Sistematis terhadap Tren dan Tantangan. Journal of Indonesian Scholars for Social Research, Vol. 5(1), 30.
Azhari, H. (2016). Profesi Keguruan. Goresan Pena.
Azzahra, A. D., & Ardiansyah, H. (2025). Studi Literatur: Transformasi Peran Guru dalam Ekosistem Pendidikan Digital Berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol. 9(2), 16494.
Dhofir, M. (2018). Karakter Guru Profesional. Tarbawi: Jurnal Studi Pendidikan Islami, Vol. 5(1), 2–3.
Eliza, D., Sriandila, R., Fitri, D. A. N., & Yenti, S. (2022). Membangun Guru yang Profesional melalui Pengembangan Profesionalisme Guru dalam Penerapan Profesinya. Jurnal Basicedu, Vol 6(3), 5362–5369. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2878
Gunawan, A., & Imam, I. K. (2023). Guru Profesional: Makna dan Karakteristik. Cendekia Inovatif dan Berbudaya, Vol. 1(2), 181–185. https://doi.org/10.59996/cendib.v1i2.256
Harpen, A. M., & Pebrian, R. (2024). Profesionalisme Guru dalam Membangun Etika Pendidikan di Era Modern. Jurnal Pendidikan Islam Muta’allimin, Vol. 2(1), 52.
Jamaaludin, & Sulistyowati, I. (2021). Mata Kuliah Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Umsida Press.
Krisdiyansah, Y. (2023). Pendidikan Karakter Sebagai Landasan Profesionalisme Guru yang Berkelanjutan. Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Vol. 3(1), 91.
Mutaqin, F. M., Jubaedah, I., Koestianto, H., & Setiabudi, D. I. (2023). Efektif Artificial Intelligence (AI) dalam Belajar dan Mengajar. Vol. 2(1), 128.
Nuraisah, S., Yuniati, S., Rahmi, D., & Kurniati, A. (2024). Menata Profesi Guru: Membentuk Guru Profesional Berkarakter di Era Globalisasi. Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, Vol. 9(1), 22.
Sufyan, Y. A., & Kurniawan, D. (2026). Interpretation of UNESCO AI CFT Framework on teachers’ AI competence development. Curricula: Journal of Curriculum Development, Vol. 5(2), 146.
Sukenda, A. (2019). Profesi Kependidikan. CV. Pilar Nusantara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miftakhul Hidayah Agustina, Aprila Gita Safitri, Alfi Ma'rifah, Ahmad Roikhan Al-adha, Siti Zazak Soraya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
