Analisis Implementasi Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab terhadap Konflik Antarsiswa: Studi Survei pada 111 Siswa Menengah di Wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat

Authors

  • Dea Elvira Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author
  • Riska Gusgiani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author
  • Delicia Nurhidayah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author
  • Fauzia Isnaeni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/synergy.v2i1.182

Keywords:

Konflik antarsiswa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Toleransi, Interaksi sosial, Pendidikan karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam konteks konflik antar siswa di sekolah, serta memahami bagaimana nilai tersebut berperan dalam membentuk sikap toleransi siswa. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya konflik verbal, stereotip, dan gesekan sosial yang diperkuat oleh interaksi media digital, serta kesenjangan antara pemahaman siswa mengenai nilai sila kedua Pancasila dan perilaku nyata mereka di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk menggambarkan implementasi nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam konflik antarsiswa berdasarkan data kuesioner terstruktur. Data diperoleh melalui angket tertutup yang melibatkan 111 siswa dari berbagai sekolah menengah atas/sederajat dan empat siswa sekolah menengah pertama di tiga provinsi, serta diperkuat dengan sumber literatur sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik yang paling dominan adalah konflik verbal (63,1%), disusul konflik digital (45,9%), dan prasangka sosial (47,7%). Faktor pemicu utama meliputi perbedaan emosi dan karakter siswa (86,5%) serta saling ejek atau bercanda berlebihan (85,6%). Minimnya pengawasan guru (77,5%) turut memperburuk dinamika konflik. Meskipun siswa memahami nilai sila kedua Pancasila dengan sangat baik (95,5%), implementasinya dalam perilaku masih belum optimal, terlihat dari rendahnya keterlibatan guru dalam mediasi konflik serta kecenderungan siswa menghindari penyelesaian yang konstruktif. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan kecerdasan sosial-emosional dan keterlibatan aktif guru sebagai mediator merupakan dua pilar penting untuk mengurangi konflik, memperkuat toleransi, serta mengoptimalkan pengamalan sila kedua Pancasila dalam kehidupan sekolah.

References

Aisyah, & Barus, S. (2023). Pendidikan Pancasila. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Eleazer, J., Teologi, N., Program, /, Magister, S., & Agama, S. (2022). TEORI KONFLIK SOSIOLOGI MODERN TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS MANUSIA. In Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan, 4(3), 69-76. https://doi.org/10.23887/jpsu.v4i3.53615

Fadillah, A. N., Ferawati, E., Novita, T. N., Hayati, A. A., Permana, F. R., & Malonisio, M. (2025). The Reality of Humanitarian Social Values: Tolerance, Empathy, and Peace in Elementary School. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 19–37. https://doi.org/10.23917/ijolae.v8i1.10760

Hidayati, D., Muryati, S., & Susiatik, T. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab dalam Mencegah Perilaku Bullying. (2), 11–21. https://doi.org/10.31331/jade.v1i02.2752

Holisoh, F., & Nur Azizah Maulidyah. (2023). Implementasi Model Kolaboratif Dalam Mengelola Konflik Antar Siswa Di MTs Negeri 1 Jember. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1(4), 129–138. https://doi.org/10.59031/jkppk.v1i4.273

Izzul Haq, B., Heppy Rochmawati, D., Susanto Fakultas Ilmu Keperawatan, W., Islam Sultan Agung Semarang, U., & Kaligawe Raya No Km, J. (2025). HUBUNGAN ANTARA DAMPAK BULLYING DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA SISWA MTs NEGERI. Retrieved 7(1), 798-799. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Jerendi, C., Rahmat Syahputra, M., Rifa’i, J., Pd, R. S. I., & Pd, M. (2023). Penerapan Komputasi berbasis Statistik Deskriptif dalam Penelitian Sosial. In Journal Computer Science and Information Technology 153(2) 156. Retrieved http://jurnal.ulb.ac.id/index.php/JCoInT/index

Karliani, E., Saefulloh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Palangka Raya Jalan Yos Sudarso Palangkaraya, A., & Tezara Cionita, I. (2024). Pengembangan Buku Elektronik Keindonesiaan Sebagai Resolusi Konflik Intergroup Relation Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama, 9(1), 73-81. http://journal2.um.ac.id/index.php/jppk

Khairunnisa. (2025). Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Menciptakan Pemahaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Madrasah Aliyah Jamiat Kheir Jakarta Pusat. Interaction Communication Studies Journal, 2(2), 3-5. https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4889

Krismen, Y. (2019). Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi (1st ed.). Rajawali Pers.

Lickona, Thomas. (2012). Mendidik untuk membentuk karakter : bagaimana sekolah dapat memberikan pendidikan tentang sikap hormat dan bertanggungjawab (U. Wahyudin, Ed.; 1st ed.). Bumi Aksara. 183-346. https://books.google.co.id/books/about/Mendidik_Untuk_Membentuk_Karakter.html?id=LT6AEAAAQBAJ&redir_esc=y

Liliweri, Alo. (2018). Prasangka, konflik, dan komunikasi antarbudaya (2nd ed.). Kencana.

Majid, A., & Andayani, D. (2011). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya. Remaja Rosdakarya.

Nurhavina, D. (2022). Labeling Siswa SMA Negeri Jurusan Bahasa di Kota Surabaya Labeling Students of State Senior High Schools majoring in Languages in the City of Surabaya, 11(1), 15-27. https://doi.org/10.20473/bk.v11i1.37111

Palacios, D., Berger, C., Luengo Kanacri, B. P., Veenstra, R., & Dijkstra, J. K. (2019). The Interplay of Adolescents’ Aggression and Victimization with Friendship and Antipathy Networks within an Educational Prosocial Intervention. Journal of Youth and Adolescence, 48(10), 2005–2022. https://doi.org/10.1007/s10964-019-01105-z

Rahmat M. (2019). Ensiklopedia Konflik Sosial. Semarang: Loka Aksara.

Rianto, H. (2016). IMPLEMENTASI NILAI KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB DI LINGKUNGAN SEKOLAH. Jurnal Pendidikan Sosial 3(1).

Safira, N., & Dasalinda, D. (2024). Pengaruh Interaksi Sosial terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas X SMA Martia Bhakti. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(2), 534–545. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i2.538

Sunarwi, S., & Amin, F. (2025). Dampak dan Tantangan Implementasi Wawasan Multikultural terhadap Penurunan Konflik Antar Siswa di Lingkungan Sekolah. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 5728–5734. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1496

Umam, A. N., & Listyaningsih. (2018). Implementasi sila kemanusiaan yang adil dan beradab di sekolah inklusi SMK Daruttaqwa Suci Manyar Gresik. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 6(2), 626–640. https://doi.org/10.26740/kmkn.v6n2.p%25p

Wahidin, A., Fitriani, T., & Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Pangandaran, S. (2023). STRATEGI MENGELOLA KONFLIK SISWA OLEH GURU BK SEBAGAI UPAYA MENGELOLA MANAJEMEN KONFLIK DI MTsS YPK CIJULANG. In Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 589-594. DOI:10.55681/sentri.v2i3.594

Zulpicha, E. (2017). Konflik Kebijakan Penggunaan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia di Lingkungan Pendidikan Formal, 6(1), 1-22. https://doi.org/10.20961/jas.v6i1

Downloads

Published

2026-02-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Implementasi Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab terhadap Konflik Antarsiswa: Studi Survei pada 111 Siswa Menengah di Wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. (2026). Synergy: Journal of Collaborative Sciences , 2(1), 105-130. https://doi.org/10.69836/synergy.v2i1.182

Similar Articles

1-10 of 16

You may also start an advanced similarity search for this article.