Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Larva (BSF) di Padukuhan Sorogenen 2, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.69836/nexus.v2i2.334Keywords:
black soldier fly (BSF) , organic waste, public perceptions , environmental ethics, community integratedAbstract
Permasalahan akumulasi sampah organik rumah tangga merupakan salah satu tantangan dalam pengelolaan lingkungan yang membutuhkan pendekatan berkelanjutan. Salah satu alternatif yang dikembangkan adalah biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF), yang tidak hanya berpotensi mengurangi timbulan sampah organik, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi melalui pemanfaatan larva sebagai pakan ternak. Namun, keberhasilan penerapan teknologi tersebut tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh tingkat persepsi, penerimaan, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan terkait tingkat penerimaan masyarakat, persepsi terhadap manfaat dan dampak lingkungan, efektivitas pengurangan sampah, serta keberlanjutan pengelolaan program berbasis komunitas di Padukuhan Sorogenen, Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada April 2026 dengan melibatkan 22 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara dengan masyarakat serta pengelola TPS3R. Persepsi masyarakat dianalisis menggunakan skala Likert melalui lima indikator, yaitu manfaat budidaya maggot, tingkat persetujuan, gangguan lingkungan, pengurangan sampah organik, dan pengelolaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks persepsi masyarakat mencapai 94,73% (mean 4,74) dan termasuk kategori sangat baik. Indikator pengurangan sampah organik memperoleh nilai tertinggi sebesar 97,27%, sedangkan tingkat persetujuan terhadap budidaya maggot menjadi indikator terendah sebesar 92,73%. Hasil tersebut menunjukkan adanya penerimaan masyarakat yang sangat baik terhadap pengelolaan sampah organik berbasis BSF serta adanya manfaat ekologis dan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Namun, keberlanjutan program masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan informasi dan sosialisasi berkala yang dapat memengaruhi konsistensi partisipasi masyarakat. Penelitian merekomendasikan penguatan edukasi dan sosialisasi teknis secara berkala, pemerataan distribusi bibit BSF, serta peningkatan koordinasi antar-pihak untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis komunitas.
References
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and
Human Decision Processes. 50(2), 179-211. DOI: https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Auliani, R., Elsaday, B., Apsari, D. A., & Nolia, H. (2021). Kajian pengelolaan biokonversi sampah organik melalui budidaya maggot black soldier fly (studi kasus: PKPS Medan). Jurnal Serambi Engineering, 6(4),2423-2429. https://www.academia.edu/download/87252647/2660.pdf
Bahri, E.S. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. Kediri: FAM Publishing https://books.google.co.id/books?id=2O3kDwAAQBAJ&lpg=PR1&hl=id&pg=PA3#v=onepage&q&f=false
Bahtiar, R. (2024). Ekonomi Sirkular dalam Pengelolaan Sampah Organik Menggunakan Lalat Tentara Hitam. Indonesian Journal of Agricultural Sciences/Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(1). Indonesian Journal of Agricultural Sciences / Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 2024, Vol 29, Issue 1, p68
Candrianto., Mouludi, I., Hasni, M., Luthvina, R., & Amalia, W. (2024). Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Melalui Teknologi Biokonversi Black Soldier Fly Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Nagari Duo Koto Kabupaten Agam. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRi. 8(2), 170-179. https://doi.org/10.37859/jpumri.v8i2.7195
Hendrisal, A., Wijaya, R., A'ziiz, F., & Alghifari, A. (2023). Etika Lingkungan Dalam Mengatasi Kerusakan Lingkungan Akibat Sampah. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 1(02). https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/445
Hirsa, F. P., Ibrahim., Salikin., Ghazali, M., & Nurhayati. (2021). Pelatihan Pengelolaan Sampah Sisa Makanan Restoran Apung Berbasis Agen Biologi Black Soldier Fly (BSF). Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 4(3),276-283. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.979
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Sistem Informasi
Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sampahnasional.kemenlh.go.id
Marliani, Y. U., Muharram, L. H., Rukman, A. A. N., Fauzi, M., Yunan, A., Suhada, Q. A. R., & Faridl, A. M. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan dalam Pengelolaan Sampah Organik dengan Teknologi Black Soldier Fly (BSF) Berbasis Komunitas. Jurnal Solma. 13(1), 489-502. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/solma
Nasehudin, T dan Gozali, N. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Bandung: Pustaka Setia. https://elibrary.bsi.ac.id
Nasution., A. R., Trimitasari,, K., Balyuni, Z. I., Shahab, K. S. A., Ramadhani, F. A., Aulia, N. F., Ardiansyah, M. B., Saphira, S. F., Maharani, A., Qurniyawati, E. (2025). Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot Black Soldier Fly sebagai Solusi Lingkungan Organic Waste Management Using Black Soldier Fly Maggots as an Environmental Solution. Adbimasku. 8(3), 1161-1170. https://abdimasku.lppm.dinus.ac.id
Pangestu, KA, & Bagastyo, AY (2023). Perencanaan Pengembangan Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly (Bsf) Di Tps 3r Sawunggaling, Kec. Trenggalek, Kab. Trenggalek. Jurnal Purifikasi, 22(1), 20-31. Https://Doi.Org/10.12962/J25983806.V22.I1.446
Ramadhani, R. R., Risanti, D. D., Putri, A. A., Septyaningrum, E., Cahyani, F. P., Prayitno, R. F. P., Nursy, M. R., Firmansyah, R. D., Ruma, Y. A. R., & Nurmianto, F. N. (2025). Analisis Social Return on Investment dan Indeks Kepuasan Masyarakat Program Pemberdayaan Komunitas Pengelola TPS3R Desa Kalanganyar, Sidoarjo melalui Implementasi Sistem Budidaya Larva Black Soldier Fly untuk Mendukung Ekonomi Sirkular. Sewagati, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 9(5), 1306-1318. DOI: https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i5.8336
Ranali, J. I. (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Hutan Desa Di Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang (Doctoral dissertation, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta). https://doi.org/10.26418/jhl.v13i1.92786
Syahroni, M. I. (2022). Prosedur penelitian kuantitatif. EJurnal Al Musthafa 2(3), 43-56. https://dx.doi.org/10.62552/ejam.v2i3.50
Wahyono, S., Sahwan, F.L., Suryanto, F. (2012). Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Rawasari, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Jurnal Teknologi Lingkungan BPPT. 13(1), 75-84. DOI: https://doi.org/10.29122/jtl.v13i1.1407
Yuliandari, W. (2024). Biokonversi Sampah Menggunakan Larva Black Soldier Fly. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin. 2(2), 191-197. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.12748600
Yuliastuti. I.A.N., Yasa, I.N.M., Jember, I.M. (2016). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Badung. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana .https://media.neliti.com/media/publications/44810-ID-partisipasi-masyarakat-dalam-pengelolaan-sampah-di-k33333abupaten-badung.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Khadafi Alghani, Reva Zafira, Reasa Fadhila Eryandini, Yasmin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
